1 / 3

LINGKUNGAN

Kinerja dan inisiatif Perseroan di bidang lingkungan yang mencakup pengelolaan dan kebijakan lingkungan, penggunaan energi, pengelolaan emisi termasuk produk rendah karbon dan manajemen risiko iklim, limbah dan polutan, konservasi air, serta upaya pelestarian keanekaragaman hayati sebagai bagian dari komitmen menuju operasional yang bertanggung jawab dan berkelanjutan.

Dasbor Lingkungan 2025

Konsumsi Air (L)
7.807
Energi Listrik (GJ)
451,65
Energi Bahan Bakar (GJ)
724,31
Total Emisi Cakupan 1 (TCO²)
98,66
Total Emisi Cakupan 2 (TCO²)
106,64
Total Emisi Cakupan 3 (TCO²)
8.645,45

Pengelolaan dan Kebijakan Lingkungan

Manajemen Lingkungan

PT Wijaya Karya Rekayasa Konstruksi (WIKA REKON) telah menerapkan Sistem Manajemen Lingkungan terintegrasi yang mengacu pada ISO 14001:2015 dan mencakup 100% ruang lingkup operasional Perusahaan, termasuk Kantor Pusat serta seluruh proyek dan lokasi operasional. Sertifikasi ISO 14001:2015 tersebut diperoleh melalui proses audit yang dilaksanakan oleh lembaga sertifikasi independen. Penerapannya didukung oleh Kebijakan Keselamatan dan Kesehatan Kerja serta Lingkungan (Kebijakan K3LL), yang menjadi acuan dalam mengelola dampak lingkungan dan melibatkan pemangku kepentingan terkait melalui konsultasi dan komunikasi. WIKA REKON juga menerapkan prinsip perbaikan berkelanjutan melalui peninjauan kebijakan secara berkala, peningkatan standar operasional, serta penguatan budaya keselamatan dan kepedulian lingkungan di seluruh organisasi. Sistem Manajemen Lingkungan tersebut menjadi landasan bagi Perusahaan untuk secara konsisten mengelola dampak lingkungan dan menjalankan kegiatan operasional sesuai dengan prinsip perlindungan lingkungan.

Selama periode 2022–2025, WIKA REKON tidak mencatat adanya pelanggaran terhadap peraturan perundang-undangan di bidang lingkungan. Oleh karena itu, Perusahaan juga tidak dikenakan maupun membayarkan denda atau sanksi finansial terkait ketidakpatuhan lingkungan selama periode empat tahun tersebut.

Sertifikat ISO 14001:2015
Sertifikat ISO 14001:2015
Tahun Jumlah Pelanggaran Sanksi Denda yang Dibayarkan (Rp)
2022 0 0
2023 0 0
2024 0 0
2025 0 0

Energi

01 — Komitmen & Upaya Efisiensi

WIKA REKON berkomitmen untuk meningkatkan efisiensi energi di seluruh kegiatan operasional melalui pemantauan, evaluasi, dan berbagai inisiatif penghematan energi yang diterapkan baik di Kantor Pusat maupun di lokasi proyek. Perusahaan melakukan pencatatan dan pemantauan konsumsi listrik dan bahan bakar, termasuk penggunaan energi untuk kegiatan operasional dan kendaraan, sebagai dasar evaluasi kinerja energi serta identifikasi peluang penghematan energi lebih lanjut.

02 — Electricity Efficiency Efforts

Head Office

Berbagai upaya efisiensi energi telah diterapkan di Kantor Pusat, antara lain penggantian lampu konvensional dengan lampu LED hemat energi, mematikan peralatan listrik yang tidak digunakan, penerapan sistem pemadaman lampu secara otomatis pada pukul 12.00 dan setelah pukul 17.00. pengaturan suhu AC pada kisaran 24–25°C, penggunaan peralatan elektronik berlabel hemat energi, serta optimalisasi pencahayaan alami dan sirkulasi udara.

Project/Site

Pada lokasi proyek, WIKA REKON melakukan pemeliharaan rutin terhadap peralatan dan genset, mematikan peralatan listrik yang tidak digunakan, menggunakan sepeda motor listrik pada beberapa area proyek, memantau konsumsi bahan bakar dan listrik sebagai bagian dari evaluasi efisiensi energi, serta meningkatkan kesadaran pekerja mengenai penghematan energi melalui kampanye internal, sosialisasi, serta pemasangan stiker, flyer, dan poster untuk mendorong perilaku hemat energi di seluruh lingkungan Perusahaan.

03 — Kendaraan Listrik Operasional

Gesits Motorcycle 1
Gesits Motorcycle 2

Sebagai bagian dari komitmen dalam mendukung transisi energi bersih dan pencapaian target keberlanjutan, WIKA REKON terus mengimplementasikan berbagai program efisiensi energi melalui pemanfaatan kendaraan listrik dan penggunaan teknologi energi terbarukan.

WIKA REKON telah memanfaatkan 1 (satu) unit mobil listrik sebagai kendaraan operasional Direksi yang menghasilkan emisi lebih rendah dibandingkan kendaraan berbahan bakar fosil. Selain itu, WIKA REKON juga memanfaatkan 8 (delapan) unit motor listrik Gesits untuk mendukung aktivitas operasional di sejumlah proyek, yaitu PLTMG Tanjung Selor, PLTMG Biak, PLTMG Merauke, PLTMG Langgur, PLTMG Seram, Divisi Proyek DOP I, serta Proyek Line 3 Bunati Batulicin. Penggunaan kendaraan listrik ini merupakan upaya Perseroan dalam mengurangi konsumsi bahan bakar fosil, menekan emisi gas rumah kaca (GRK), serta meningkatkan efisiensi energi pada kegiatan operasional.

04 — Pemanfaatan Energi Surya

Sejalan dengan inisiatif tersebut, WIKA REKON juga mengembangkan pemanfaatan teknologi energi terbarukan melalui pemasangan panel surya atau photovoltaic (PV) di area operasional sebagai sumber energi terbarukan yang lebih bersih dan berkelanjutan. Implementasi teknologi ini menjadi bagian dari strategi dalam pengurangan pemanfaatan energi berbasis fosil sekaligus mendukung pengelolaan energi yang lebih efisien. Salah satu implementasi nyata dalam efisiensi energi yang dilakukan oleh WIKA REKON yaitu melalui pemasangan panel surya di area Pabrik WINNER. Pemanfaatan energi surya pada fasilitas tersebut memberikan kontribusi positif terhadap peningkatan kinerja keberlanjutan Perseroan, baik dari aspek lingkungan, ekonomi, maupun operasional.

Penggunaan panel surya berkontribusi dalam menurunkan emisi gas rumah kaca, khususnya karbon dioksida (CO₂), karena proses pembangkitan listrik dari energi surya tidak menghasilkan emisi secara langsung. Selain itu, pemanfaatan energi terbarukan ini mendukung upaya pengurangan jejak karbon operasional serta meningkatkan suplai energi bersih di lingkungan kerja. Melalui penerapan kendaraan listrik dan teknologi photovoltaic, WIKA REKON menunjukkan komitmen nyata dalam mengadopsi inovasi teknologi rendah karbon untuk menciptakan operasional yang lebih efisien, ramah lingkungan dan berkelanjutan. Inisiatif ini sejalan dengan agenda transisi energi nasional serta mendukung pencapaian target pembangunan berkelanjutan.

Solar Panels 1
Solar Panels 2

05 — Program Efisiensi Energi Listrik & BBM

Target Penggunaan
Listrik 2025
Realisasi Penggunaan
Listrik 2025
521,13 GJ
451,65 GJ
Target Penggunaan
BBM 2025
Realisasi Penggunaan
BBM 2025
797,29 GJ
717,56 GJ

Sebagai bagian dari komitmen peningkatan kinerja energi, WIKA REKON menetapkan target penurunan intensitas konsumsi energi sebesar 15% per tahun, yang secara konsisten dipantau dan dievaluasi sebagai bagian dari strategi efisiensi energi berkelanjutan Perusahaan. Target penggunaan listrik pada tahun 2025 ditetapkan sebesar 521,13 GJ. Realisasi penggunaan listrik pada tahun tersebut tercatat sebesar 451,65 GJ, atau 69,48 GJ lebih rendah dibandingkan target yang ditetapkan. Sementara itu, target penggunaan bahan bakar minyak (BBM) pada tahun 2025 ditetapkan sebesar 797,29 GJ, dengan realisasi tercatat sebesar 717,56 GJ, atau 79,73 GJ lebih rendah dibandingkan target.

Limbah & Polutan

01 — Program Pengelolaan Limbah

WIKA REKON menunjukkan komitmen yang kuat terhadap pengelolaan limbah konstruksi secara bertanggung jawab sebagai bagian dari penerapan konstruksi berkelanjutan. Komitmen tersebut didukung oleh Kebijakan Keselamatan dan Kesehatan Kerja serta Lingkungan (Kebijakan K3LL) yang disahkan pada 29 Mei 2023, yang menekankan pengelolaan limbah yang dihasilkan dari kegiatan operasional, termasuk limbah cair, limbah padat, emisi udara, serta limbah Bahan Berbahaya dan Beracun (B3). Dalam implementasinya, WIKA REKON menerapkan prinsip 3R (Reduce, Reuse, Recycle) baik di Kantor Pusat maupun di lokasi proyek untuk meminimalkan timbulan limbah dan dampaknya terhadap lingkungan. Perusahaan juga telah menetapkan target limbah konstruksi sebesar 2% untuk lingkungan proyek sebagai bagian dari upaya pengurangan limbah.

Perusahaan melakukan pengelolaan limbah secara sistematis yang dimulai dengan pemilahan limbah menggunakan tempat sampah berkode warna sesuai dengan jenis limbah. Pendekatan ini mempermudah proses identifikasi dan menentukan penanganan selanjutnya, baik melalui daur ulang, penggunaan kembali, maupun pembuangan sesuai ketentuan. WIKA REKON juga secara rutin melakukan pemantauan terhadap limbah yang dihasilkan dari kegiatan operasional dan menerapkan prinsip 3R untuk mendukung pengelolaan limbah yang lebih efektif dan bertanggung jawab.

Deskripsi Target
Target Limbah Konstruksi 2025 2%
di lingkungan proyek
Waste Bin

Pada lokasi proyek, WIKA REKON menjalankan sejumlah inisiatif pengelolaan limbah konstruksi. Inisiatif tersebut meliputi Rebar, melalui optimalisasi penggunaan sisa besi dengan Bar Bending Schedule (BBS) serta pemanfaatan potongan besi untuk kebutuhan fabrikasi; Formwork, melalui penyimpanan dan penggunaan kembali bekisting untuk memperpanjang masa pakai dan mengurangi kebutuhan material baru; Concrete, melalui perencanaan volume beton sesuai kebutuhan aktual di lapangan untuk meminimalkan kelebihan material; serta Piling, melalui optimalisasi kedalaman tiang dan perencanaan pondasi untuk mencegah penggunaan material secara berlebihan.

Rebar
Rebar
Formwork
Formwork
Concrete
Concrete
Concrete
Piling
Training Training

02 — Program Pelatihan dan Kesadaran

Untuk memperkuat implementasi, WIKA REKON secara konsisten melaksanakan pelatihan dan sosialisasi pengelolaan limbah kepada kontraktor dan subkontraktor. Kegiatan tersebut dilakukan secara berkala melalui safety toolbox meeting, briefing harian, serta meeting Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) mingguan. Materi yang disampaikan mencakup pemilahan limbah sesuai jenisnya, tata cara penyimpanan sementara, pengangkutan limbah, kebersihan area kerja, penggunaan tempat sampah, serta kepatuhan terhadap prosedur pengelolaan limbah yang berlaku di proyek. Melalui kegiatan tersebut, WIKA REKON mendorong peningkatan kesadaran, pengetahuan, dan partisipasi aktif pekerja dalam menjaga kebersihan dan ketertiban area proyek serta menerapkan praktik pengelolaan limbah yang bertanggung jawab.

Air

01 — Komitmen & Upaya Efisiensi

WIKA REKON berkomitmen untuk mengelola penggunaan air secara efisien dan bertanggung jawab sebagai bagian dari praktik operasional yang berkelanjutan. Air merupakan salah satu sumber daya penting bagi kegiatan Perusahaan, termasuk untuk kebutuhan sanitasi. Perusahaan memperoleh air dari sumber air tanah yang secara berkala dilakukan pengujian sanitasi untuk memastikan ketersediaannya tetap memadai di masa mendatang. WIKA REKON juga berupaya menghindari pengambilan air tanah secara berlebihan serta memastikan bahwa penggunaan air disesuaikan dengan kebutuhan operasional yang aktual.

Target 2025
≤1.500 L / person / month

Sebagai bagian dari upaya efisiensi penggunaan air, WIKA REKON telah menetapkan target rata-rata konsumsi air sebesar ≤1.500 liter per orang per bulan pada lokasi proyek. Target tersebut menjadi acuan dalam pengendalian penggunaan air sekaligus mendorong peningkatan kesadaran pekerja untuk menerapkan penggunaan air secara lebih bijaksana dan bertanggung jawab.

02 — Inisiatif Konservasi Air

Perusahaan terus mendorong berbagai inisiatif konservasi air di seluruh area operasional, baik pada proyek yang sedang berjalan maupun pada pengembangan proyek baru. Pada Proyek PLTMG Biak 15 MW, WIKA REKON telah menerapkan sistem water recycling untuk mendukung kegiatan operasional. Selain itu, pada proyek-proyek baru, Perusahaan juga telah membangun rainwater harvesting pool berkapasitas 720 m³ sebagai bagian dari upaya konservasi air.

Water Harvesting Pool

Sistem rainwater harvesting tersebut dirancang untuk mengumpulkan limpasan air permukaan pada saat hujan dan memungkinkan air yang tertampung dimanfaatkan kembali, khususnya untuk kebutuhan operasional non-konsumsi. Inisiatif ini mendukung pemanfaatan air secara lebih optimal, mengurangi ketergantungan terhadap sumber air eksternal, serta meningkatkan efisiensi penggunaan air di area proyek.

03 — Konsumsi Air

WIKA REKON memahami bahwa air merupakan sumber daya penting dalam mendukung kegiatan operasional Perusahaan sehingga penggunaannya perlu dikelola secara efisien dan bertanggung jawab. Sumber air yang digunakan Perusahaan berasal dari PDAM, yang dimanfaatkan sesuai dengan kebutuhan operasional dalam pelaksanaan kegiatan Perusahaan.

Sebagai bagian dari komitmen dalam pengelolaan sumber daya air secara bertanggung jawab, WIKA REKON secara berkala melakukan pencatatan dan pemantauan konsumsi air. Pemantauan tersebut mencakup pencatatan total pengambilan air, total air terpakai, serta total penggunaan air, yang selanjutnya digunakan sebagai dasar evaluasi kinerja konservasi air dan mendukung pengelolaan air yang lebih efisien di seluruh kegiatan operasional Perusahaan.

Sumber Air Satuan 2025 2024 2023 2022
Total pengambilan air Liter 9.373 9.698 9.928 7.344
Total air terpakai Liter 7.807 7.187 9.539 7.056
Total penggunaan kembali air Liter 1.565,67 2.511,33 389,33 288
Air daur ulang (Air hujan)* Liter 0 0 0 0
Keterangan:
  1. Air hujan dikumpulkan di seluruh wilayah proyek. Namun karena tidak tersedia data kuantitatif, kami hanya mengungkapkan pengambilan air PDAM
  2. Asupan air = Air yang di konsumsi + Air yang dibuang. Kami tidak menggunakan air secara berlebihan, sehingga pembuangan air kami sama dengan asupan air. Jika air diangkut atau digunakan di lokasi konstruksi tanpa dikembalikan ke leingkungan alami, jumlah tersebut merupakan air yang di konsumsi, jika tidak, maka merupakan air yang dibuang.

Strategi Iklim

01 — Satuan Tugas Pengungkapan Keuangan Terkait Iklim (Laporan TCFD)

TCFD Report Cover
Buka

Laporan TCFD

2025

WIKA REKON menerapkan pendekatan manajemen risiko iklim yang komprehensif, berpedoman pada kerangka kerja Task Force on Climate-related Financial Disclosures (TCFD), untuk memastikan pengungkapan risiko iklim fisik dan transisi secara transparan beserta potensi implikasi keuangannya. Perusahaan memetakan area operasional yang rentan terhadap perubahan iklim, mengembangkan matriks risiko dan peluang iklim, serta mengidentifikasi peluang yang muncul dari transisi menuju ekonomi rendah karbon, termasuk pengembangan produk rendah karbon dan solusi berbasis energi terbarukan.

"Risiko fisik utama yang dihadapi WIKA REKON mencakup masalah terkait perubahan iklim yang dapat mengganggu pelaksanaan proyek dan mengakibatkan konsekuensi operasional serta finansial. Untuk mengatasi risiko tersebut, Perusahaan terus mendorong inovasi melalui metode konstruksi yang lebih efisien, adaptif, dan berkelanjutan, sembari mengintegrasikan prinsip ekonomi sirkular dan memperkuat ketahanan proyek di seluruh aktivitas bisnisnya."

02 — Internal Carbon Pricing

Carbon Pricing Report Cover
Buka

Harga Karbon

2025

WIKA REKON mengadopsi pendekatan penetapan harga karbon internal melalui penerapan harga bayangan (shadow price) dengan mengidentifikasi peluang pengurangan emisi melalui implementasi fotovoltaik (tenaga surya) dalam kegiatan operasi kami.

03 — Insentif Manajemen Terkait Iklim

Sebagai bentuk pengakuan atas kinerja keberlanjutannya, WIKA REKON telah memperoleh Peringkat ESG dengan target pencapaian 45 pada tingkat eksekutif, yang berfungsi sebagai insentif bagi Perusahaan untuk terus memperkuat praktik lingkungan, sosial, dan tata kelolanya.

Climate Strategy Initiatives

Keanekaragaman Hayati

01 Komitmen dan Tanggung Jawab Lingkungan

Cover Laporan Keanekaragaman Hayati
Buka

Laporan Keanekaragaman Hayati

2025

Sebagai perusahaan yang bergerak di bidang engineering, konstruksi, commissioning, serta operasi dan pemeliharaan, WIKA REKON menyadari bahwa kegiatan usahanya memiliki keterkaitan erat dengan penggunaan lahan dan sumber daya alam. Perusahaan memandang keanekaragaman hayati sebagai bagian integral dari kelestarian lingkungan dan berkomitmen untuk melindungi unsur-unsur keanekaragaman hayati termasuk flora, fauna, serta keseimbangan ekosistem alam sebagai bagian dari tanggung jawab lingkungan yang dijalankan secara berkelanjutan.

02 Pemetaan Risiko dan Hierarki Mitigasi

Komitmen ini diwujudkan melalui pemetaan sistematis terhadap dampak dan tingkat ketergantungan operasional Perusahaan terhadap lingkungan, dengan menggunakan WWF Biodiversity Risk Filter untuk menilai risiko terkait alam berdasarkan data geospasial dan ekologis di sepanjang rantai nilai Perusahaan. WIKA REKON menerapkan mitigation hierarchy avoid, reduce, regenerate, restore, dan transform sejalan dengan pendekatan Science-Based Targets for Nature (SBTN), guna memastikan bahwa kegiatan proyek tidak dilaksanakan di kawasan lindung, kawasan konservasi, atau wilayah dengan nilai keanekaragaman hayati yang tinggi.

03 Kolaborasi Pemulihan Ekosistem

Melalui kolaborasi dengan instansi pemerintah, masyarakat, serta mitra seperti WIKA Group dan LindungiHutan, Perusahaan terus memperkuat upaya pemulihan ekosistem, termasuk penanaman pohon dan mangrove, sebagai bagian dari kontribusi jangka panjang terhadap pembangunan berkelanjutan.

Penatagunaan Produk

01 Program Produk Berkelanjutan

Dalam menjalankan kegiatan konstruksi dan Operasi & Pemeliharaan (O&M), WIKA REKON menghadapi berbagai tantangan terkait iklim yang dapat memengaruhi pelaksanaan dan penyelesaian proyek tepat waktu. Untuk mengatasi risiko ini, Perusahaan terus mendorong inovasi melalui metode dan teknologi konstruksi yang lebih efisien, adaptif, dan berkelanjutan, mendukung adaptasi iklim sekaligus mengurangi konsumsi energi, emisi gas rumah kaca, dan penggunaan material, seraya mengintegrasikan prinsip ekonomi sirkular dan memperkuat ketahanan proyek di setiap tahap kegiatan bisnisnya.

Sustainable Product

Sebagai bagian dari komitmennya terhadap pembangunan berkelanjutan, WIKA REKON terus mendorong pengembangan produk dan layanan konstruksi rendah karbon, dengan implementasi nyata yang dilakukan melalui anak perusahaannya, PT Wijaya Karya Industri Energi (WINNER), yang berspesialisasi dalam solusi energi terbarukan dan pemanas air hemat energi. Melalui Penelitian dan Pengembangan yang berkelanjutan, WINNER telah memperkenalkan inovasi seperti aplikasi WIKA Smart Water Heater (WISH) dan WIKA Solar Water Heater SR 130S1–SG, yang mendukung transisi energi bersih di berbagai sektor dari area perumahan hingga fasilitas kesehatan. Upaya ini diperkuat dengan sistem manajemen tersertifikasi ISO 9001:2015, yang mencerminkan komitmen Perusahaan terhadap kualitas produk, tanggung jawab lingkungan, dan integritas bisnis saat memberikan solusi rekayasa dan konstruksi yang lebih berkelanjutan.

WIKA Smart Water Heater
WIKA Smart Water Heater (WISH)
WIKA Solar Water Heater SR 130S1-SG
WIKA Solar Water Heater
WIKA Photovoltaic (PV)
Pendapatan Inovasi Berkelanjutan (dalam jutaan rupiah) Tahun / Year
2025 2024 2023 2022
Pemanas Air & Fotovoltaik 56.746 88.571 141.469 256.584
Total Pendapatan Proyek (WIKA REKON + WINNER) 927.490 1.114.231 1.238.664 1.483.127
Persentase pendapatan berkelanjutan (%) 6,12% 7,95% 11,42% 17,30%

02 Fasilitas Produksi

Komitmen WIKA REKON terhadap pengembangan produk berkelanjutan semakin didukung oleh fasilitas produksi WINNER yang berlokasi di Kawasan Industri WIKA, Kecamatan Klapanunggal, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, yang berfungsi sebagai pusat manufaktur untuk pemanas air dan solusi hemat energi lainnya. Fasilitas ini beroperasi di bawah sistem manajemen mutu terpadu, proses produksi yang efisien, pengendalian lingkungan, dan standar keselamatan kerja untuk memastikan pengiriman produk yang kompetitif dan berkelanjutan, sekaligus memperkuat rantai pasokan domestik dan berkontribusi pada pertumbuhan industri manufaktur nasional.

Bahan Baku Berkelanjutan

Sejalan dengan prinsip keberlanjutan dan ekonomi sirkular, WIKA REKON memprioritaskan penggunaan bahan baku berkelanjutan, termasuk bahan daur ulang atau penggunaan kembali dalam proses konstruksinya untuk meminimalkan timbulan limbah konstruksi.

Kategori Satuan % Bahan Baku Berkelanjutan 2024/2025
Baja ton 0 3.378,21
Beton ton 66,93 28.246,25
Semen ton 0 434,2
Drymix ton 0 19.280,58
Material Anoda ton 0 32,4